Kamis, 04 November 2010

BAB.V TEKNOLOGI PERANGKAT LUNAK KOMPUTER

5.2 PERANGKAT LUNAK SISTEM
Perangkat lunak sistem adalah suatu istilah generik yang merujuk pada jenis perangkat lunak komputer yang mengatur dan mengontrol perangkat keras sehingga perangkat lunak aplikasi dapat melakukan tugasnya. Ia merupakan bagian esensial dari sistem komputer. Sistem operasi adalah suatu contoh yang jelas, sedangkan OpenGL atau pustaka basis data adalah contoh lainnya. Perangkat lunak jenis ini dibedakan dengan perangkat lunak aplikasi, yang merupakan program yang membantu pengguna melakukan tugas spesifik dan produktif, seperti pengolahan kata atau manipulasi gambar.

5.3 SISTEM OPERASI
Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.
 Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall. Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi
Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
  1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
  2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
  3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
  4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
  5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS

Sebagai contoh, yang dimaksud sistem operasi itu antara lain adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm, symbian, dan sebagainya.
Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:
  1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014)).
  2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
  3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard).
Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.

5.4 PROGRAM UTILITAS

Berfungsi menjalankan tugas-tugas berkaitan dengan control dan alokasi sumber daya computer. Bermanfaat untuk meningkatkan fungsionalitas sumber daya dan member layanan baru diluar yang disediakan perangkat lunak system.
Beberapa contoh program utilitas :
1. Backup
Menduplikasi informasi dan data dalam hardisk, sehingga jika mendadak hardisk gagal berfungsi masih ada file data lain.
2. Pemulihan Data
Mengembalikan data yang telah rusak atau berubah
3. Perlindungan Virus
Virus berupa instruksi program tersembunyi yang menyusup ke dalam perangkat lunak system maupun aplikasi. Sehingga dibutuhkan perangkat lunak anti virus yang merupakan program utilitas untuk mendeteksi virus dalam hardisk dan memory.
Contoh Symantec Norton Antivirus dan McAffe VirusScan
4. Kompresi Data
Prinsip kerjanya dengan menghapus elemen rangkap, spasi dan data tidak penting dalam ruang hardisk, sehingga pemakaian ruang penyimpanannya lebih sedikit.
5. Defragmentasi File
File data yang dihapus dan yang baru ditambahkan dalam hardisk, membuat file terpecah dan tidak berurutan lagi. Program defragmenter mencari data yang tersebar dan mengatur ulang urutannya sehingga bisa meningkatkan kecepatan operasional hardisk.
6. Disk Scanner
Menghapus file-file temporer yang masih ada dalam hardisk.

5.5 PROGRAM APLIKASI


Program yang ditulis untuk melaksanakan tugas khusus dari pengguna.
Application Software, Perangkat lunak aplikasi. Disebut juga program aplikasi. Perangkat lunak yang siap digunakan untuk keperluan tertentu. Perangkat lunak aplikasi merupakan bagian perangkat lunak yang sangat banyak di jumpai dan terus berkembang. Sebelum tahun 1990-an aplikasi yang di kenal yaitu pemroses kata (Word Star, Chi Write), pemroses tabel (Lotus 123, Quatro Pro), database (DBASE), dan hiburan (game). Pada perkembangan pemroses kata, tabel dan database saat ini telah di bundel menjadi aplikasi office dengan tambahan aplikasi untuk pembuatan presentasi. Perangkat lunak aplikasi ini terbagi atas beberapa kelompok, yaitu:
1. Office Application,
2. Multimedia Application,
3. Internet Application.

5.6 PROGRAM PAKET
contoh nya : MS-Word,MS-Excel,Lotus 125, dan lain-lain.

5.7 BAHASA PEMROGRAMAN
Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.
Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:
  1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
  2. Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
  3. Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
  4. Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.
Sebagian besar bahasa pemrograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat Rendah.

BAB. VI BRAINWARE

 BRAINWARE
Istilah yang digunakan untuk manusia yang berhubungan dengan sistem komputer. Manusia merupakan suatu elemen dari sistem komputer. Manusia adalah yang merancang bagaimana suatu mesin dapat bekerja sesuai dengan hasil yang diinginkannya.Teknisi. Orang-orang yang mengetahui teknologi dan membuatnya dapat beroperasi. Disebut juga dengan istilah liveware. Di dalam sistem informasi adalah aspek manusia yang menangani proses komputerisasi. Beberapa perusahaan, membuat tingkatan sebagai berikut: Data Processing Manager, System Analysts, Programmers, Machine Operator, Data Entry Operator,System Administrat
 6.1 struktur organisasi EPD
1) Struktur Organisasi EDP
Dengan berkembangnya dunia komputer sebagai seperangkat alat yang mampu membantu dan menggantikan tugas-tugas manusia dalam operasionil pengolahan data, maka perlu juga dipikirkan letak organisasi yang tepat untuk menempatkan EDP dalam suatu badan (organisasi). Organisasi EDP diletakkan dalam suatu instansi (organisasi), harus dilihat tujuan, kegunaan, dan manfaatnya apakah dapat menunjang kebutuhan-kebutuhan informasi pengolahan data elektronik.
Tujuan ditempatkannya organisasi EDP tergantung dari banyaknya faktor, antara lain:
1. Sifat organisasi dan instansi
2. Lingkup geografis
3. Kerja yang didukung
4. Tingkat perkembangan komputerisasi
5. keinginginan pemimpin
Berdasarkan faktor-faktor di atas inilah suatu unit EDP dapat digunakan atau tidaknya. Jika suatu unit EDP hendak digunakan sebagai penunjang pengolahan data, maka dapat digambarkan struktur dari organisasi EDP seperti pada gambar di bawah ini.



Struktur Organisasi EDP

Dari bagan struktur di atas, akan di bahas sedikit tentang fungsional dari masing-masing unit.

1. Unit Pembangunan Sistem
Unit ini merupakan inti dari suatu pusat pengolahan data elektronik, walaupun tak bisa untuk mengabaikan unit-unit yang lainnya. Unit ini berfungsi bilamana suatu sistem komputer yang harus dibuat. Dengan kata lain yang kerjanya membuat software, dan juga sistem komputerisasi.

2. Unit Oprasionil
Suatu unit yang berfungsi dan bertugas mengendalikan (mengontrol) serta mengawasi kelancaran dari suatu aktivitas komputer (pengolahan data elektronik). Dan personil dari unit inilah yang selalu berhadapan dengan komputer dan mengontrol aktivitas-aktivitasnya.

3. Unit Bantuan Teknik
Yaitu suatu unit yang bertanggung jawab atas perawatan perangkat-perangkat dari komputer, baik dalam segi hardware, maupun sarana-sarana penunjangnya, (seperti, listrik, administrasi dataBase, sarana telekomunikasi, dan sebagainya).

2) Tugas dan Kwalifikasi Personil EDP
Dari struktur organisasi EDP yang telah digmbarkan di atas, ada beberapa personil yang dianggap pokok dan perlu diketahui tugas dan kwalifikasinya, antara lain operator, programmer, system programmer, system analyst dan EDP manager, jabatan-jabatan dalam organisasi EDP tersebut merupakan jabatan yang paling popular dan dikenal dalam suatu organisasi EDP.

 6.2 TUGAS DAN KUALIFIKASI PERSONIL EPD
1. Operator
Tugas
Melayani dan mengontrol seluruh kegiatan dan aktivitas pengolahan data, melaksanakan pekerjaan berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan. Menyiapkan input data, serta membuat suatu kepustakaan dari seluruh file-file yang ada.
Kwalifikasi
Telah mendapatkan pendidikan dasar komputer, atau training tentang introduction to Computer. Mampu mengoprasikan komputer, atau sedikitnya menguasai beberapa package software, seperti MS Word, Excel, atau jenis software yang lainnya.
Karir
Seorang operator dapat meningkatkan dan naik dalam bidangnya (unit) sendiri, yaitu Manager Operator. Tetapi dapat juga seorang operator naik menjadi programmer.

2. Programmer
Tugas
Orang yang bertugas menyusun (membuat) program berdasarkan program specification (spesifikasi program, atau system design) yang diberikan dari system analyst. Specification ini merupakan suatu dasar dalam pembuatan data kreativitas serta kemampuanya untuk membuat dan menuangkan spesifikasi program tersebut kedalam bahasa pemrograman komputer, disamping itu ketelitian pun dibutuhkan dalam pembuatan program tersebut.
Kwalifikasi
Menguasai bidang dan tugas operator, menguasai salah satu atau lebih bahasa pemprograman tingkat tinggi (high-level language).
Karir
Seorang programmer mungkin saja menjadi system programmer atau kepala programmer atau bahkan dapat sampai kejenjeng system analyst.

3. System Programmer
Tugas
Orang yang membantu system analyst dalam pembangunan sistem, untuk mumbuat program aplikasi yang besar. Selain itu, seorang system programmer dapat pula sebagai penanggung jawab atas pemeliharaan seluruh software (program).
Kwalifikasi
Menguasai bidang dan tugas programmer, tetapi paling tidak bahasa pemprograman yang dikuasainya lebih dari satu. Selain itu juga dibutuhkan pengalaman-pengalaman bekerja di dalam suatu pengolahan data elektroniknya.
Karir
Seorang system programmer dapat meningkatkan karir menjadi seorang kepala unit Bantuan teknik, kepala programmer, atau system analyst, bahkan dapat saja menjadi seorang supervisor (staf ahli)

4. System Analyst
Tugas
Orang yang bertugas menganalisa masalah, mencari cara pemecahannya dan memcari jalan keluarnya serta membuat sistem untuk masalah tadi.
Kwalifikasi
Menguasai bidang dan tugas programmer, paling tidak telah menyelesaikan pendidikan jenjang Advanced Programmer. Telah mendapatkan dan menyelesaikan pendidikan SAD (System Analyst and Design)
Karir
Seorang system analyst dapat meningkatkan karirnya menjadi supervisor (staf ahli), atau bahkan dapat menjadi manager EDP.

5. Manager EDP
Tugas
Orang yang bertanggung jawab atas kelancara dan kelangsungan kegiatan (aktivitas) di dalam pengolahan data elektronik (EDP).
Kwalifikasi
Menguasai bidang system analyst. Pernah mengikuti training (pendidikan) Management Information System (MIS)
Karir
Karir dari manager EDP, dapat menjadi seorang professional consultant, dapat sebagai pimpinan perusahaan ynag mungkin milik sendiri.

 6.3 Aspek-Aspek Sistem Komputerisasi
Aspek-aspek dasar sistem komputerisasi merupakan fasilitas-fasilitas yang secara principal harus ada apabila suatu usaha sudah memasuki langkah maju dengan menggunakan peralatan komputer sebagai alat bantu pengolahan data atau pengolahan informasi.
Aspek-aspek dasar yang dimaksud adalah sebagai contoh berikut:
1. Aspek Teknis :
a. Brainware (tenaga pelaksana)
b. Hardware (peralatan)
c. Software (program dan data)

2. Aspek Non Teknis
a. Dukungan Management
b. Disiplin baru

Jadi aspek-aspek dalam komputerisasi ada 5 (lima), seperti yang telah disebutkan di atas. Dari kelima aspek ini dapat dilihat seluruh aspek tersebut vital dalam suatu organisasi EDP. Dan antara aspek yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan dan menunjang. Oleh sebab itu, jika salah satu diabaikan, maka kegiatan pengolahan data elektronik pun tak akan berjalan seperti yang diharapkan.

Rabu, 03 November 2010

BAB. VII SISTEM BILANGAN DAN SISTEM KODE

7.1 SISTEM BILANGAN
Sistem bilangan yaitu suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item fisik. unsur-unsur nya :
- Base Value
-Absolut Value
-Position Value
  7.1.1 Bilangan desimal
sistem bilangan dengan basis 10,arti nya angka digunakan untuk menyajikan sepuluh buah yakni: 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9 serta setiap digit penyusunan memiliki boboy kepengkatan 10n dng n merupkan bilangan bulat positif dan negatif.
  7.1.2 Bilangan Biner
Sistem bilangan dengan basis 2, yaitu dalam sistem ini digit digunakan berjumlah 2 buah yakni 0 dan 1, serta setiap digit penyusunan nya memiliki bobot kepangkatan 2n dengan merupakan bilangan bulat positif dan negatif .
  7.1.3 Bilangan Oktal
Sistem bilangan dengan basis 8. dalam sistem ini digit yang digunakan berjumlah 8 yakni: 0,1,2,3,4,5,6,7,serta bobot yang dimiliki oleh setiap digit penyusunannya adalah kepangkatan 8n dengan n merupakan bilangan bulat positif dan negatif.
  7.1.4 Bilangan Heksadesimal
Sistem bilangan dengan basis 16, arti nya simbol digit yang digunakan berjumlah 16 yakni : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F, serta bobot setiap digit penyusunannya adalah kepangkatan 16n dengan n merupakan bilangan bulat positif dan negatif.

7.2  Konversi Sistem Bilangan
Prinsip dari konversi ini adalah menjumlahkan nilai dari setiap digit/bit semua bilangan yang telah dikalikan dengan bobotnya.

7.3 Perhitungan Aritmatika dalam berbagai sistem Bilangan
Perhitungan yang akan dilakukan adalah penjumlahan,pengurangan,perkalian dan pembagian.

7.4 Sistem Kode
 1. Kode BDC (Binary-coded-Decimal)
menggunakan kode biner 4-bit untuk mempresentasikn masing-masing digit desimal dari suatu bilangan .
 2. Kode ASCII
(American Standar Code For Information Interchange) merupakan kode biner untuk mempresentasikan bilangan,huruf,dan simbol sehingga  disebut juga kode alpanumerik.

Selasa, 02 November 2010

BAB. VIII PENGENALAN JARINGAN,INTERNET DAN E-COMMERCE

8.1 SEJARAH JARINGAN KOMPUTER

Sejarah Jaringan Komputer Global/Dunia dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi 
Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah, sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network (Internet).
Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex. Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.
Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, di mana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan IP yang kini kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET. Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan domain name system, yang kini kita kenal dengan DNS. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 lebih.
Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC (Internet Relay Chat). Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer pada saat itu membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web.
Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing (menjelajah).
Tahun 1994, situs-situs dunia maya telah tumbuh menjadi 3.000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di situs. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! Didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran Netscape Navigator 1.0.


8.2 KONSEP DASAR DAN FUNGSI JARINGAN

Dengan berkembangnya teknologi komputer dan komunikasi suatu model
komputer tunggal yang melayani seluruh tugas-tugas komputasi suatu
organisasi kini telah diganti dengan sekumpulan komputer yang
terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan
tugasnya, sistem seperti ini disebut jaringan komputer (computer
network)
Kita akan menggunakan istilah jaringan komputer untuk mengartikan suatu
himpunan interkoneksi sejumlah komputer yang autonomous. Dua buah
komputer dikatakan terinterkoneksi bila keduanya dapat saling bertukar
informasui. Betuk koneksinya tidak harus melalui kawat tembaga saja
melainkan dapat emnggunakan serat optik, gelomabng mikro, atau satelit
komunikasi.
Untuk memahami istilah jaringan komputer sering kali kita dibingungkan
dengan sistem terdistribusi (distributed system). Kunci perbedaannya
adalah bahwa sebuah sistem terdistribusi, keberadaan sejumlah komputer
autonomous bersifat transparan bagi pemakainya. Seseorang dapat memberi
perintah untuk mengeksekusi suatu program, dan kemudian program itupun
akan berjalan dan tugas untuk memilih prosesor, menemukan dan
mengirimkan file ke suatu prosesor dan menyimpan hasilnya di tempat
yang tepat mertupakan tugas sistem operasi. Dengan kata lain, pengguna
sistem terditribusi tidak akan menyadari terdapatnya banyak prosesor
(multiprosesor), alokasi tugas ke prosesor-prosesor, alokasi f\ile ke
disk, pemindahan file yang dfisimpan dan yang diperlukan, serta
fungsi-fungsi lainnya dari sitem harus bersifat otomatis.
Pada suatu jaringan komputer, pengguna harus secara eksplisit log ke
sebuah mesin, secara eksplisit menyampaikan tugasnya dari jauh, secara
eksplisity memindahkan file-file dan menangani sendiri secara umum
selusurh manajemen jaringan. Pada sistem terdistribusi, tidak ada yang
perlu dilakukan secara eksplisit, sermunya sudah dilakukan secara
otomatis oleh sistem tanpa sepengetahuan pemakai.
Dengan demikian sebuah sistem terdistribusi adalah suatu sistem
perangkat lunak yang dibuat pada bagian sebuah jaringan komputer.
Perangkat lunaklah yang menentukan tingkat keterpaduan dan transparansi
jarimngan yang bersangkutan. Karena itu perbedaan jaringan dengan
sistem terdistribusi lebih terletak pada perangkat lunaknya (khususnya
sistem operasi), bukan pada perangkat kerasnya.
MANFAAT JARINGAN KOMPUTER
Sebelum membahas kita masalah-masalah teknis lebih mendalam lagi, perlu
kiranya diperhatikan hal-hal yang membuat orang tertarik pada jaringan
komputer dan untuk apa jaringan ini digunakan. Manfaat jaringan
komputer bagi manusia dapat dikelompokkan pada jaringan untuk
perusahaan, jaringan untuk umum, dan masalah sosial jaringan.
MACAM JARINGAN KOMPUTER
Dalam mempelajari macam-macam jaringan komputer terdapat dua
klasifikasi yang sangat penting yaitu teknologi transmisi dan jarak.
Secara garis besar, terdapat dua jenis teknologi transmisi yaitu
jaringan broadcast dan jaringan point-to-point
a. Jaringan broadcast
memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua mesin yang ada pada jaringan.
Pesan-pesan berukuran kecil, disebut paket, yang dikirimkan oleh suatu
mesin akan diterima oleh mesin-mesin lainnya. Field alamat pada sebuah
paket berisi keterangan tentang kepada siapa paket tersebut ditujukan.
Saat menerima paket, mesin akan mencek field alamat. Bila paket
terserbut ditujukan untuk dirinya, maka mesin akan memproses paket itu
, bila paket ditujukan untuk mesin lainnya, mesin terserbut akan
mengabaikannya.
b. Jaringan point-to-point
terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin.
Untuk mengirim paket dari sumber ke suatu tujuan, sebuah paket pad
ajringan jenis ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin
perantara. Seringkali harus melalui baynak route yang mungkin berbeda
jaraknya. Karena itu algoritma rout memegang peranan penting pada
jaringan point-to-point.
Pada umumnya jaringan yang lebih kecil dan terlokalisasi secara
geografis cendurung memakai broadcasting, sedangkan jaringan yang lebih
besar menggunakan point-to-point.
8.3 JENIS JARINGAN KOMPUTER
    8.3.1 LOCAL AREA NETWORK
 Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi di dalam
sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer.
LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi
dan workstation dalam kantor perusahaan atau pabrik-pabrik untuk
memakai bersama resource (misalnya, printer, scanner) dan saling
bertukar informasi. LAN dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya
berdasarkan tiga karakteristik: ukuran, teknologi transmisi dan
topologinya.
LAN mempunyai ukuran yang terbatas, yang berarti bahwa waktu transmisi
pada keadaan terburuknya terbatas dan dapat diketahui sebelumnya.
Dengan mengetahui keterbatasnnya, menyebabkan adanya kemungkinan untuk
menggunakan jenis desain tertentu. Hal ini juga memudahkan manajemen
jaringan.
LAN seringkali menggunakan teknologih transmisi kabel tunggal. LAN
tradisional beroperasi pada kecepatan mulai 10 sampai 100 Mbps (mega
bit/detik) dengan delay rendah (puluhan mikro second) dan mempunyai
faktor kesalahan yang kecil. LAN-LAN modern dapat beroperasi pada
kecepatan yang lebih tinggi, sampai ratusan megabit/detik.
Terdapat beberapa macam topologi yang dapat digunakan pada LAN
broadcast. Pada jaringan bus (yaitu kabel liner), pada suatu saat
sebuah mesin bertindak sebagai master dan diijinkan untuk mengirim
paket. Mesin-mesin lainnya perlu menahan diri untuk tidak mengirimkan
apapun. Maka untuk mencegah terjadinya konflik, ketika dua mesin atau
lebih ingin mengirikan secara bersamaan, maka mekanisme pengatur
diperlukan. Me4kanisme pengatur dapat berbentuk tersentralisasi atau
terdistribusi. IEEE 802.3 yang populer disebut Ethernet merupakan
jaringan broadcast bus dengan pengendali terdesentralisasi yang
beroperasi pada kecepatan 10 s.d. 100 Mbps. Komputer-komputer pada Ethernet
dapat mengirim kapan saja mereka inginkan, bila dua buah paket atau
lebih bertabrakan, maka masing-masing komputer cukup menunggu dengan
waktu tunggu yang acak sebelum mengulangi lagi pengiriman.
Sistem broadcast yang lain adalah ring, pada topologi ini setiap bit
dikirim ke daerah sekitarnya tanpa menunggu paket lengkap diterima.
Biasanya setiap bit mengelilingi ring dalam waktu yang dibutuhkan untuk
mengirimkan beberapa bit, bahkan seringkali sebelum paket lengkap
dikirim seluruhnya. Seperti sistem broadcast lainnya, beberapa aturan
harus dipenuhi untuk mengendalikan access simultan ke ring. IEEE 802.5
(token ring) merupakan LAN ring yang populer yang beroperasi pada
kecepatan antara 4 s.d 16 Mbps.
Berdasarkan alokasi channelnya, jaringan broadcast dapat dibagi menjadi
dua, yaitu statik dan dinamik. Jenis al;okasi statik dapat dibagi
berdasarkan waktu interval-interval diskrit dan algoritma round robin,
yang mengijinkan setiap mesin untuk melakukan broadcast hanya bila slot
waktunya sudah diterima. Alokasi statik sering menyia-nyiakan kapasitas
channel bila sebuah mesin tidak punya lgi yang perlu dikerjakan pada
saat slot alokasinya diterima. Karena itu sebagian besar sistem
cenderung mengalokasi channel-nya secara dinamik (yaitu berdasarkan
kebutuhan).
Metoda alokasi dinamik bagi suatu channel dapat tersentralisasi ataupun
terdesentralisasi. Pada metoda alokasi channel tersentralisasi terdapat
sebuah entity tunggal, misalnya unit bus pengatur, yang menentukan
siapa giliran berikutnya. Pengiriman paket ini bisa dilakukan setelah
menerima giliran dan membuat keputusan yang berkaitan dengan algoritma
internal. Pada metoda aloksi channel terdesentralisasi, tidak terdapat
entity sentral, setiap mesin harus dapat menentukan dirinya sendiri
kapan bisa atau tidaknya mengirim
    8.3.2 .METROPOLITAN AREA NETWORK
Metropolitan Area Network (MAN) pada dasarnya merupakan versi
LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama
dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang berdekatan
dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN
biasanya mamapu menunjang data dan suara, dan bahkan dapat berhubungan
dengan jaringan televisi kabel. MAN hanya memiliki sebuah atau dua
buiah kabel dan tidak mempunyai elemen switching, yang berfungsi untuk
mengatur paket melalui beberapa output kabel. Adanya elemen switching
membuat rancangan menjadi lebih sederhana.
Alasan utama memisahkan MAN sebagai kategori khusus adalah telah
ditentukannya standart untuk MAN, dan standart ini sekarang sedang
diimplementasikan. Standart tersebut disebut DQDB (Distributed Queue
Dual Bus) atau 802.6 menurut standart IEEE. DQDB terdiri dari dua buah
kabel unidirectional dimana semua komputer dihubungkan, seperti
ditunjukkan pada gambar 1.2. Setiap bus mempunyai sebuah head–end,
perangkat untuk memulai aktivitas transmisi. Lalulintas yang menuju
komputer yang berada di sebelah kanan pengirim menggunakan bus bagian
atas. Lalulintas ke arah kiri menggunakan bus yang berada di bawah.
   8.3.3 WIDE AREA NETWORK
 Wide Area Network (WAN) mencakup daerah geografis yang luas, serting kali mencakup sebuah negara atau benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin yang bertujuan untuk mejalankan program-program aplikasi. mesin-mesin ini sebagai host. Istilah End System kadang-kadang juga digunakan dalam literatur. Host dihubungkan dengan sebuah subnet komunikasi, atau cukup disebut subnet. Tugas subnet adalah membawa pesan dari host ke host lainnya, seperti halnya sistem telepon yangmembawa isi pembicaraan dari pembicara ke pendengar. Dengan memisahkan aspek komunikasi murni sebuah jaringan (subnet) dari aspek-aspek aplikasi (host), rancangan jaringan lengkap menjadi jauh lebih sederhana.Pada sebagian besar WAN, subnet terdiri dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi (disebut juga sirkuit,channel, atau trunk) memindahkan bit-bit dari satu mesin ke mesin lainnya.Element switching adalah komputer khusus yang dipakai untuk menghubungkan dua kabel transmisi atau lebih. Saat data sampai ke kabel penerima, element switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan pesan-pesan tersebut. Sayangnya tidak ada terminologi standart dalam menamakan komputer seperti ini. Namanya sangat bervariasi disebut paket switching node, intermidiate system, data switching exchange dan sebagainya. Sebagai istilah generik bagi komputer switching, kita akan menggunakan istilah router. Tapi perlu diketahui terlebih dahulu bahwa tidak ada konsensus dalam penggunaan terminologi ini. Dalam model ini, seperti ditunjukkan oleh gambar 1.4 setiap host dihubungkan ke LAN tempat dimana terdapat sebuah router, walaupun dalam beberapa keadaan tertentu sebuah host dapat dihubungkan langsung ke sebuah router. Kumpulan saluran komunikasi dan router (tapi bukan host) akan membentuk subnet. Istilah subnet sangat penting, tadinya subnet berarti kumpulan kumpulan router-router dan saluran-sakuran komunikasi yang memindahkan paket dari host host tujuan. Akan tatapi, beberpa tahun kemudian subnet mendapatkan arti lainnya sehubungan dengan pengalamatan jaringan. Pada sebagian besar WAN, jaringan terdiri dari sejumlah banyak kabel atau saluran telepon yang menghubungkan sepasang router. Bila dua router yang tidak mengandung kabel yang sama akan melakukan komunikasi, keduanya harus berkomunikasi secara tak langsung melalui router lainnya. ketika sebuah paket dikirimkan dari sebuah router ke router lainnya melalui router perantara atau lebih, maka paket akan diterima router dalam keadaan lengkap, disimpan sampai saluran output menjadi bebas, dan kemudian baru diteruskan. Subnet yang mengandung prinsip seperti ini disebut subnet point-to-point, store-and-forward, atau packet-switched. Hampir semua WAN (kecuali yang menggunakan satelit) memiliki subnet store-and-forward. Di dalam menggunakan subnet point-to-point, masalah rancangan yang  penting adalah pemilihan jenis topologi interkoneksi router. Gambar 1.5 menjelaskan beberapa kemungkinan topologi. LAN  biasanya berbentuk topologi simetris, sebaliknya WAN umumnya bertopologi tak menentu.
     8.3.4 INTERNET
Secara harfiah, internet (kependekan dari interconnected-networking) ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.

8.4 TEKNOLOGI INTERNET
    8.4.1 Definisi Internet
Internet merupakan jaringan global komputer dunia, besar dan sangat luas sekali dimana setiap komputer saling terhubung satu sama lainnya dari negara ke negara lainnya di seluruh dunia dan berisi berbagai macam informasi, mulai dari text, gambar, audio, video, dan lainnya.
    8.4.2 Fasilitas Internet
1. BROWSING/SURFING :
sebuah layanan pada internet yang berfungsi untuk menampilkan suatu situs/website guna mencari suatu informasi.
Program yang digunakan untuk browsing/surfing adalah Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, Netscape Navigator.
Untuk melakukan browsing harus mengetik alamat website pada address. Misalnya : www.detik.com, www.rotten. com, www.invir.com, www.puspendik.com, www.plasa.com, www.geocities.com, www.yahoo.com
2. EMAIL (Electronic Mail)
sebuah layanan untuk pengiriman surat elektronik. Untuk mengirim email kita harus mempunyai email (mailbox). Untuk membuat mailbox melalui website tertentu yang menyediakan layanan tersebut. Yahoo.complasa.comtelkom.netdoramail.com, dll.
3. MAILING LIST
sering disebut dengan milis, yaitu layanan internet sebagai pengembang an dari email yang difungsikan untuk berdiskusi. Melalui milis kita dapat menyampaikan pengumuman seperti lomba pidato, olimpiade math, science, artikel menarik, dll.
Setiap email yang dikirim akan disampaikan kepada seluruh anggota shg mendapatkan informasi.
Untuk mendapatkan layanan milis kita dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh www.yahoogroups.com
4. INTER RELAY CHAT (CHATTING)
adalah fasilitas yang diguna kan untuk melakukan perbincangan atau bercakap-cakap melalui internet menggunakan teks atau sering disebut dengan chatting.
5. NEWSGROUP
adalah aplikasi internet yang berfungsi untuk berkomunikasi antara satu dgn yg lain guna membahas suatu topik dalam sebuah forum. Grup-grup akan menjadi sarana pertemuan jarak jauh secara elektronik. Contoh : diskusi tentang Indonesia alt.culture.indonesia, soc.culture.indonesia; tentang internet alt.internet; tentang serial tv : alt.tv.x-file, alt.tv.xena, tentang hobi : alt.filateli.rec.collection.stamps
6. FILE TRANSFER PROTOCOL (FTP)
adalah fasilitas untuk mengi rim suatu file yang disertakan melalui email. File yang dikirim dapat berupa file naskah (word), gambar, animasi, musik dll.
7. TELECONFERENCE
adalah fasilitas internet yang juga digunakan untuk berbincang-bincang dengan cara yang kompleks yaitu mulai dari suara hingga gambar, shg seolah-olah kita dapat langsung berhadapan dengan lawan bicara. Fasilitas ini merupakan pengembangan dari chatting. Komputer yang digunakan untuk teleconfe-rence harus dilengkapi dengan web camera, sound card, tv tuner, VoIP.
Fasilitas ini sangat cocok untuk melakukan rapat atau perte-muan jarak jauh karena bisa saling memandang dan mendengar secara langsung.
8. INTERNET TELEPHONY
yaitu fasilitas untuk berkomunikasi dgn suara melalui internet menggunakan pesawat telepon. Pulsa yang dibayar sama dengan pulsa internet walapun dilakukan secara SLJJ atau SLI. Software yang digunakan untuk telephony adalah Net2phone, buddytalk, media ring talk dll.
9. INTERNET FAX
Internet juga dapat digunakan untuk mengirim faximili yang secara umum dilakukan melalui mesin faksimili. Biaya yang dibebankan adalah biaya lokal atau sama dengan internet. Fasilitas ini sangat mempermudah para sekretaris perusahaan untuk mengirim faksimili dalam jumlah yang banyak.
    8.4.3 WWW (World Wide Web)
Sering disingkat sebagai WWW atau web saja, yakni sebuah sistem dimana informasi dalam bentuk teks, gambar, suara, dan lain-lain dipresentasikan dalam bentuk hypertext dan dapat diakses oleh perangkat lunak yang disebut browser. Informasi di web pada umumnya ditulis dalam format HTML. Informasi lainnya disajikan dalam bentuk grafis (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV), dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World). WWW dijalankan dalam server yang disebut HTTPD.
   8.4.4 Perangkat Akses Internet
 1.MODEM
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer
2. NIC (Kartu Jaringan)
Kartu jaringan (network interface card disingkat NIC atau juga network card) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer


3. Kabel UTP
Unshielded twisted-pair (disingkat UTP) adalah sebuah jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield internal.
4. Konektor 
Untuk menghubungkan kabel UTP dengan Ethernet, diperlukan sebuah konektor.
RJ 45
BNC
singkatan dari Bayonet Neill Concelman,biasanya digunakan untuk sistem sambungan quick conect dengan kapasitas daya kecil dan freq handle sampai dengan 5 Ghz.


tipe N konektor
singkatan dari “Navy” sebab dipopulerkan pada peralatan perang PD II dan kebanyakan dipakai sebagai military equipment.konektor tipe ini amatlah kuat dalam menghandle freq,karena bisa mencapai 18Ghz dengan lossis kecil.


SMA

singkatan dari “SubMiniature version A” mempunyai kehandalan yg sama dengan konektor N dgn limit handle freq yg sama.saudara kembar SMA adalah SMB (artinya sama hanya version B) mempunyai bentuk seperti ini.
MMCX
atau biasa disebut MicroMate conector X adalah konektor RF terkecil di dunia yg biasanya ada pada wlan card,pigtail dsb.


5. Webcam
Webcam (singkatan dari web camera) adalah sebutan bagi kamera real-time (bermakna keadaan pada saat ini juga) yang gambarnya bisa diakses atau dilihat melalui World Wide Web, program Instan Messege atau aplikasi video call. Istilah "webcam" juga merujuk kepada jenis kamera yang digunakan untuk keperluan ini.
6. Headset
Headset adalah gabungan headphone dan mikrofon. Ini dipergunakan untuk berkomunikasi melalui perangkat komunikasi atau komputer misalnya dengan VoIP.

8.5 E-Commerce
   8.5.1 jenis-jenis E-Commerce
       8.5.1.1 Business to Business
Disingkat B2B, merupakan jenis electronic commerce yang berisi transaksi antar dua perusahaan (entiti bisnis). Selain B2B, ada juga istilah B2C (Business To Consumer), dan C2C (Consumer To Consumer). B2B memiliki nilai transaksi yang lebih besar dari B2C ataupun C2C. Ini dikarenakan transaksi antar perusahaan biasanya dilakukan berulang-ulang dan dalam ukuran yang besar. Sedangkan Business-to-Business Electronic Commerce adalah suatu teknologi yang memungkinkan lingkungan aplikasi memfasilitasi pertukaran informasi bisnis dan otomatisasi transaksi komersial yang didisain untuk mengotomatiskan dan mengoptimalkan interaksi antar mitra bisnis.
      8.5.1.2 Business to Consumer (B2C).Secara singkat, B2C dapat diartikan sebagai jenis perdagangan elektronik di mana ada sebuah perusahaan (business) yang melakukan penjualan langsung barang-barangnya kepada pembeli (consumer).
      8.5.1.3 Consumer-to-consumer
mengijinkan konsumenuntuk menjual satu sama lain dengan bantuan pembiata pasar on-line seperti situs lelang eBay inc. (www.Ebay)
      8.5.1.4 Peer-To-Peer (P2P)
menghubumgkan kepengguna,membiarkan mereka untuk bernagifile dan sumber daya komputer tanpa server umum .
      8.5.1.5 M-Commerce
Menyediakan akses ke seorang,setiapwaktu,kapan saja dan dimana pun yang menggunakan alat tanpa kabel.